![]() |
Keberadaan pemuda masih sangat dibutuhkan sebagai generasi
penerus untuk mewujudkan cita-cita bangsa, pemuda dinilai sebagai sumber daya
insani untuk pembangunan nasional karena memikul tugas dan tanggung jawab
menjaga kelestarian kehidupan bangsa dan negara kedepan.
Sedikit kita lihat Pada zaman kolonial, semangat
nasionalisme menuntun pemuda menjadi pilar penting dan berada digarda paling
depan bangkit dan berjuang, bukanlah perjalanan yang singkat dengan
berkumpulnya pemuda-pemuda senusantara dalam wadah organisasi Boedi Oetomo yang
terfokus pada memerdekan bangsa hingga mereka menemukan jalan kemerdekaan dan
menjadikan Pancasila sebagai ideologi dan UUD 1945 sebagai dasar negara, semua
itu terjadi karena didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan
yang bebas dan merdeka demi menyelamatkan bangsa dan generasi mendatang.
Tetapi pada era sekarang ini, semangat itu hilang dikalangan
Pemuda yang seharusnya ditakdirkan menjadi generasi penerus bangsa agak sedikit
menghawatirkan dengan kondisi pemuda sekarang ini.
Coba kita lihat kondisi pemuda sekarang ini, banyak sekali
fenomena pemuda dewasa ini justru membuat masyarakat merasa resah dan tidak
nyaman, adalah fenomena genk motor di ibu kota dan beberapa daerah lainnya
sampai tawuran pemuda dan pelajar, penyalahgunaan narkotika, termasuk kondisi
pemuda di kabupaten Karawang, beberapa kejadian yang mengerikan yang dilakukan
oleh para pemuda termasuk pelajar membuat resah masyarakat dan seperti tak
punya nurani, kejadian yang nampak di depan mata pelajar SMP tidak segan
melukai pelajar lain yang sebaya dengan sejata tajam, sebelumnya ada kejadian
pemuda menyerang pemuda dengan sejata tajam secara membabi buta tanpa ada motif
yang jelas di cikampek, dan masih banyak yang lainnya.
Walaupun tidak seluruh pemuda berjiwa seperi itu, tetapi Ini jelas tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena ditakutkan kelompok tersebut akan semakin bertambah dan besar, ini harus segera di respon oleh seluruh element baik dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga dan lingkungannya sesuai dengan perannya masing-masing agar pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang menentukan masa depan bangsa harus memiliki semangat persatuan bangsa dan semangat nasionalisme yang tinggi karena sudah luntur terbawa arus globalisasi yang sudah tidak bisa dibendung dan semakin menggurita, bahkan prosesnya begitu massif.
Walaupun tidak seluruh pemuda berjiwa seperi itu, tetapi Ini jelas tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena ditakutkan kelompok tersebut akan semakin bertambah dan besar, ini harus segera di respon oleh seluruh element baik dari pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga dan lingkungannya sesuai dengan perannya masing-masing agar pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang menentukan masa depan bangsa harus memiliki semangat persatuan bangsa dan semangat nasionalisme yang tinggi karena sudah luntur terbawa arus globalisasi yang sudah tidak bisa dibendung dan semakin menggurita, bahkan prosesnya begitu massif.
Tentu mental pemuda bangsa yang seperti itu bukanlah yang
diharapan para pendahulu kita, pemuda sekarang mengalami pergeseran makna
menjadi remaja, pemuda dulunya memuat dimensi politis, sedangkan remaja erat
dengan pencarian jati diri yang sistem dan faktor lingkungannya tidak mengarahkan
kepada hal positif.
Sudah seharusnya seluruh pemuda sebagai harapan bangsa mulai
menyadari, menjaga dan merawat ibu pertiwi agar tidak jatuh ditangan orang yang
salah, karena kita para pemuda yang menentukan nasib bangsa kedepan.
Bonus Demografi sedang bangsa kita
alami, Perlu kita sadari bahwa pontensi terbesar untuk memajukan bangsa ada
ditangan pemuda dengan meningkatnya usia produktif. Dengan bonus demografi ini
akan menurunkan rasio ketergantungan. Maka para pemuda perlu menyadari sejak
sekarang sudah saatnya kita merubah paragdima pemuda yang sekarang dan kembali
kepada jati diri pemuda yang berpikir bebas merdeka dan memiliki semangat juang
yang tinggi agar kedepan jangan sampai pemuda menjadi beban sejarah untuk
kemajuan bangsa.
Pemerintah harus segera membuat road
maps dan kebijakan jangka panjang untuk menangkap pontensi ini sehingga kita
dari negara berkembang menjadi negara yang maju.
Aden Viary

Comments
Post a Comment